Berikut adalah panduan langkah demi langkah:
1. Buka pengaturan Wi-Fi perangkat Anda dan konfirmasikan bahwa Anda terhubung ke jaringan nirkabel yang benar (yaitu, yang disiarkan oleh router target).
2. Luncurkan browser dan ketik 192.168.1.1 di address bar, lalu tekan Enter. Jika halaman tidak dimuat, router Anda mungkin menggunakan alamat IP lain, seperti 192.168.0.1.
3. Saat halaman login muncul, masukkan nama pengguna dan kata sandi admin router Anda. Sebagian besar router menggunakan kredensial default seperti admin/admin atau admin/123456. Anda dapat menemukan informasi ini pada stiker di bagian belakang router. Jika Anda telah mengubah kata sandi sebelumnya, gunakan kredensial khusus Anda.
4. Setelah masuk, lihat menu router dan temukan bagian yang diberi label “Wireless Settings” atau “Wi-Fi Settings.” Menu ini pada beberapa dasbor router mungkin disebut “Wireless Network,” “Wireless Parameters,” atau “Basic Settings.” Klik untuk masuk ke bagian tersebut.
5. Di halaman pengaturan Wi-Fi, cari kolom input berlabel “SSID” atau “Nama Jaringan.” Klik kolom tersebut dan ketik nama jaringan baru Anda. SSID dapat menyertakan huruf, angka, dan bahkan karakter Cina, tetapi usahakan agar singkat dan mudah diingat.
6. Jika router Anda mendukung dual-band (2,4GHz dan 5GHz), tetapkan SSID terpisah untuk setiap band sehingga Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi band mana yang Anda sambungkan.
7. Setelah memasukkan SSID baru, klik “Simpan” atau “Terapkan.” Router akan menyimpan pengaturan dan mungkin meminta Anda untuk menyambungkan kembali. Router mungkin juga akan memulai ulang secara otomatis untuk menerapkan perubahan.
8. Setelah SSID diubah, semua perangkat yang sebelumnya terhubung ke jaringan lama akan terputus. Cari kembali jaringan Wi-Fi yang tersedia dan hubungkan ke SSID baru.
9. Setelah tersambung kembali, perangkat Anda akan menunjukkan bahwa ia tersambung ke jaringan baru. Anda kini kembali online, dan perubahan SSID telah selesai.
